Berita Lain

Indeks Berita




Senin, 19/04/2004 09:57 WIB
PKS Tetap Tutup Kemungkinan Gandengan dengan PDIP-Golkar
Nurul Hidayati - detikNews
Jakarta - Meski peta politik berganti terus tiap detik, namun Ketum PKS Hidayat Nurwahid tak juga berubah dari keputusannya: takkan bergandengan tangan dengan PDIP maupun Golkar.

Pernyataannya itu guna menangkis adanya kabar bahwa kubu Megawati tengah meliriknya. Rumor ini memang masuk akal. Bayangkan, jika Mega yang mewakili nasionalis bergandengan dengan PKS yang religius dan mewakili Islam, tentu akan menjadi kekuatan yang tak terbendung.

"Rumor itu kan memang makanan sehari-hari," komentar Ketum PKS Hidayat Nurwahid dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (19/4/2004) pukul 09.45 WIB.

Hidayat menegaskan, pihaknya hanya akan bergandengan tangan dengan mereka yang menginginkan adanya perubahan kepemimpinan di negeri ini."PKS sudah bersikap hanya akan berkoalisi dengan kelompok yang tidak status quo, yang menginginkan perbaikan dan perubahan," tegasnya.

Meski telah menutup gandengan tangan dengan PDIP dan Golkar, namun Hidayat mengakui bahwa dia masih melakukan komunikasi politik dengan kedua parpol besar itu. "Saya melakukan komunikasi dengan Sophan Sophiaan, Pramono Anung...kalau sebatas komunikasi politik kan silakan saja,"ungkap Hidayat.

Hingga kini, meski telah membentuk poros dengan Amien Rais, namun PKS belum menyampaikan dukungannya pda capres tertentu. "Kami baru mengumumkannya pada 24-25 April nanti," demikian Hidayat. (nrl/)

Baca juga :

SMS Iklan

pasang iklan gratis di www.yorasaki.ne t (+6285658418441)

Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).