Berita Lain

Indeks Berita




Rabu, 27/08/2008 11:29 WIB
Pendukung Hillary Luapkan Kemarahan di Konvensi Demokrat
Rita Uli Hutapea - detikNews

Hillary Clinton (AFP)
Denver - Sebagian pendukung setia Hillary Clinton ternyata belum bisa menerima kekalahan mantan ibu negara AS itu. Mereka berkumpul di Denver, Colorado untuk meluapkan kemarahan mereka atas hasil pemilihan pendahuluan Partai Demokrat.

Lebih dari 1.000 pendukung Hillary mendatangi Konvensi Nasional Demokrat yang digelar di Denver. Beberapa saat lagi Hillary akan berpidato di konvensi tersebut.

Sebelumnya Hillary telah mengimbau para pendukungnya untuk bersatu mendukung Barack Obama sebagai capres dari Partai Demokrat. Namun ternyata, sebagian pendukung Senator New York itu belum bisa menerima kemenangan Obama atas Hillary. Mereka menuding Partai Demokrat telah berlaku tak adil pada Hillary.

"Kami ke sini untuk mengucapkan terima kasih pada Hillary dan memprotes kecurangan yang dilakukan pada kami oleh Komite Nasional Demokrat," cetus Geoff Clunas (51) asal Seattle.

Clunas yang seumur hidupnya merupakan pendukung Demokrat itu, mengaku tak akan memilih siapapun untuk tahun ini. "Ini akan jadi yang pertama kali sejak 1976. Saya tak bisa percaya Obama," kata pria itu seperti diberitakan AFP, Rabu (27/8/2008).

Ungkapan senada dilontarkan Laurie Long, wanita berusia 49 tahun. Dia merasa dikhianati oleh kepemimpinan Partai Demokrat dan tidak mempercayai Obama.

"Kami di sini untuk menyampaikan pada kepemimpinan Demokrat bahwa tidak baik mengabaikan 18 juta suara," kata Long menyinggung total suara yang diraih Hillary dalam pemilihan pendahuluan Demokrat.

Long mengaku punya keraguan atas latar belakang Obama. Dia berencana untuk memilih John McCain dari Partai Republik dalam pemilihan presiden November mendatang.

"Saya tak mempercayai Obama. Dia berubah-ubah tiap waktu. Kami tak tahu apapun soal masa lalunya. Bagaimana kami tahu dia bukan semacam militan? Saya memilih McCain," cetus Long.

Andrea Biggs (19) asal Seattle menyampaikan sentimen senada. Namun wanita muda itu belum memutuskan siapa yang akan dipilihnya.

Namun meski merasa kecewa, banyak pula pendukung Hillary yang yakin untuk memilih Obama dalam pemilihan nanti. "Saya sedih dan kecewa karena dia (Hillary) kalah, tapi saya akan memilih Obama pada November," tutur Carol White (68).

"Dia (Obama) pemimpin yang brilian dan kita harus punya kesatuan dalam partai untuk memenangi pemilihan," tandasnya.(ita/iy)
Komentar terkini (6 Komentar)

Baca juga :

SMS Iklan

anda ingin bekerja sbg krue untuk kapal pesiar di eropah,proses cepat,pendidika n min smu.hub bahar 085210293513 (+6281386762639)

Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).