Kamis, 28/08/2008 09:50 WIB
Investigasi Sriwijaya Air Tak Makan Waktu Lama
E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta -
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menginvestigasi peristiwa
tergelincirnya pesawat Sriwijaya Air jurusan Jakarta-Jambi dengan nomor pesawat
SJ O62-B 737-200 di Bandara Sultan Thaha, Jambi, Rabu (27/8/2008). Tim investigasi dan KNKT yang terdiri dari tiga orang berangkat hari ini.
"Hari ini berangkat ke Jambi. Ketua KNKT Tatang Kurniadi, investigator Kapten
Prita beserta Sekretaris KNKT Saptandri," ujar juru bicara KNKT JA Barata pada
detikcom, Kamis (28/8/2008).
"Kami baru mau berangkat sekarang, soalnya semalam tidak ada pesawat yang berangkat ke sana," ujarnya.
JA Barata mengungkapkan bahwa investigasi ini tidak akan memakan waktu yang
cukup lama seperti peristiwa jatuhnya Adam Air.
"Tergantung kesulitannya, tergantung semua unsur di lapangan juga," tambahnya.
Data dari PT Angkasa Pura II, pesawat Sriwijaya tujuan Jakarta-Jambi mengalami pendaratan melewati batas (overrun) sekitar pukul 16.34 WIB. Begitu ada kecelakaan pesawat tersebut, bandara langsung dinyatakan tertutup sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pesawat ini membawa 125 penumpang dan 6 awak dari Jakarta. Saat mendarat, runway dalam keadaan basah dan licin. Begitu mendarat, pesawat tergelincir dan masuk ke dalam sawah. Seorang petani, istri dan anaknya yang sedang di sawah terluka akibat kecelakaan ini.
(mei/nrl)
Baca juga :
SMS Iklan
pasang iklan gratis di www.yorasaki.ne t (+6285658418441)
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).