Berita Lain

Indeks Berita




Rabu, 19/11/2008 06:34 WIB
Ical Mundur untuk Hilangkan Dilema Kasus Lapindo
Shohib Masykur - detikNews

Jakarta - Menko Kesra Aburizal Bakrie (Ical) berniat mundur dari dunia politik mulai 2009, tepatnya tidak lagi bersedia masuk dalam kabinet-- siapa pun yang jadi presiden terpilih pada 2009 mendatang. Hal ini dinilai sebagai langkah Ical untuk menghilangkan dilema yang disebabkan oleh kasus lumpur Lapindo.

"Saya kira dia merasa kurang enak dengan politik karena ada kasus Lapindo. Peranan ganda sebagai menteri dan pengusaha memberatkan dia. Kelihatannya dia ingin keluar dari dilema itu," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Maswadi Rauf kepada detikcom, Selasa (18/11/2008).

Menurut Maswadi, langkah politik yang diambil Ical akan membawa konsekuensi pada melemahnya bargaining politik Ical. Akibatnya, tekanan terhadap perusahaannya terkait persoalan lumpur Lapindo akan semakin kuat.

"Dia memang terbebas dari dilema itu. Tapi tekanan terhadap persusahaannya justru akan semakin kuat," lanjutnya.

Ical, kata Maswadi, bisa saja mempertahankan bargaining politiknya dengan menyuntikkan dana ke para kandidat capres/cawapres. Langkah ini nampaknya tidak akan dipilih oleh Ical. Akibatnya, ya itu tadi, pengaruhnya akan lebih lemah jika dibandingkan Ical terjun langsung ke dunia politik dengan menjadi menteri seperti yang selama ini dia lakukan.

Ical menyatakan tidak akan bergabung di kabinet 2009-2014 saat diwawancarai majalah Forbes 15 November lalu. Ical mengaku akan lebih fokus pada yayasan sosial keluarga dan menghabiskan hari tua bersama cucu-cucunya.

(sho/ndr)
Komentar terkini (2 Komentar)

Baca juga :

SMS Iklan

pelatihan poker pro gratis oleh master dunia.daftar dan download materinya dan dapatkan bonus usd 200 (+6287881498559)

Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).